BREAKING NEWS

Tuesday, June 17, 2014

SEPUTAR PERTANYAAN PERILAKU KONSUMEN

Ikubaru’s Blogzia - Perilaku Konsumen merupakan salah satu mata kuliah khusus bagi mahasiswa yang mengambil Konsentrasi Manajemen Pemasaran di Fakultas Ekonomi dan Bisnis maupun di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi.  Mata kuliah Perilaku Konsumen ini banya mengkaji bagaimana konsumen berperilaku dalam hal mempertimbangkan produk apa yang akan mereka konsumsi dan bagaimana strategi pemasar atau produsen agar produk mereka dapat dibeli dan dikonsumsi oleh konsumen serta membuat konsumen puas akan produk tersebut.
Berikut merupakan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan Perilaku Konsumen yang Ikubaru’s Blogzia himpun dari beberapa sumber dan pertanyaan diskusi Perilaku Konsumen yang dilengkapi pembahasannya.


Bagaimanakah peran analisis konsumen dalam mengembangkan strategi pemasaran?
Analisis Konsumen dapat berperan dalam menentukan bagaimana strategi pemasaran dapat diterapkan serta bagaimana tindak lanjut dari strategi pemasaran yang sudah ada. Dari analisis konsumen ini dapat dilihat bagaimana konsumen melakukan pencarian informasi terhadap produk melalui berbagai media informasi serta bagaimana tindakan konsumen dalam proses pembelian. Melalui analisis konsumen ini dapat dilihat bagaimana kepuasan konsumen terhadap produk melalui berbagai strategi pemasaran yang diterapkan.




Kriteria apa saja yang digunakan konsumen untuk memutuskan produk apa yang akan mereka beli dan bagaimanakah proses pengambilan keputusan pembelian oleh konsumen!

Dalam memutuskan pembelian produk, konsumen memliki criteria, seperti:

a. Kualitas Produk
Kualitas produk merupakan hal yang paling dianggap penting oleh konsumen. Produk yang memiliki kualitas tinggi akan banyak dipilih oleh konsumen karena memliki daya tahan yang lama dan sangat memuaskan dirinya sebagai konsumen.


b. Harga
Disamping kualitas produ yang tinggi, konsumen akan mempertimbangkan produk yang memiliki harga yang murah namun memiliki kualitas yang tidak rendahan. Disisi lain para konsumen juga mempertimbangkan faktor potongan harga atas produk.


c. Tingkat Informasi Produk melalui Promosi
Informasi yang disampaikan melalui promosi sangat diperlukan bagi konsumen dalam hal pencarian informasi produk dan keuntungannya. Informasi produk melalui promosi dapat berupa Media Periklanan maupun Media Pemasaran Langsung.


d. Pola Referensial produk
Referensi produk terjadi manakala seorang konsumen merasa puas pada suatu produk dan mereferensikan produk tersebut untuk dikonsumsi oleh orang lainnya. Kemudian aka terjadi rantai referensi produk ketika seorang tersebut merasakan kepuasan yang sama dan kembali mereferensikan pada orang lainnya. Dari sinilah timbul rantai referensi yang sangat kuat sehingga produk akan semakin banyak dikonsumsi oleh banyak konsumen.



Bagaimana cara Pelaku Pemasaran dalam mendorong konsumen untuk membeli produk Anda dan tidak membeli Produk Pesaing?


  1. Dengan cara memperkuat nilai kualitas (Quality Values) produk tersebut sehingga dapat memperkuat nilai guna produk tersebut (Utility Values).
  2. Memperkuat promosi dan pendekatan pada segmen pasar yang ditujunya. Dengan promosi yang gencar dan lebih mendekatkan pada konsumennya, maka produk tersebut dapat menjadi bagian dari diri konsumen tersebut. Apabila suatu produk sudah menjadi bagian dari diri konsumen, maka konsuemn sulit berpaling dan terus menerus mengkonsumsi produ tersebut.
  3. Menetapkan harga yang tepat bagi konsumennya serta dengan menjalankan kegiatan promosi harga seperti diskon harga. Promosi harga juga dapat dilakukan melalui media promosi periklanan dengan mengumumkan potongan harga untuk pembelian tertentu.

Seberapa efektifkah Kelompok Referensi dalam menarik Calon Konsumen dalam Proses Pengambilan Keputusan Pembelian! Jelaskan!


Sangat efektif karena melalui kelompok referensi calon konsumen dapat mempertimbangkan prodduk yang direferensikan orang lain pada dirinya.  Jika seseorang sudah merasakan kepuasan suatu produk maka akan timbul kecenderungan untuk mereferensikan produk tersebut pada orang lain. Kelompok Referensi juga dapat mencegah calon konsumen untuk tidak membeli dan mengkonsumsi suatu produk mengingat rasa tidak puas mereka pada suatu produk. Kelompok referensi disini dapat berupa keluarga, komunitas, maupun teman sepermainan.


Bagaimanakah peran Jejaring Sosial seperti Facebook dan Twitter dalam menjaring konsumen untuk membeli produk yang dipasarakan melalui Jejaring Sosial tersebut!


Situs Jejaring Sosial pada saat ini memang bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat Indonesia yang sudah melek teknologi. Melalui situs jejaring sosial juga produk dapat dipasarkan dan dijual dengan mudah. Melalui situs jejaring sosial, seperti Facebook, produk dapat dijelaskan secara rinci spesifikasi produk tersebut seperti melalui gambar ataupun keterangannya.

Dengan Situs Jejaring Sosial pula pola pemasarannya tak hanya terpaku pada satu segmen saja akan tetapi dapat menjangkau pada berbagai segmen. Hal ini karena situs jejaring sosial dapat menjangkau berbagai area di seluruh dunia dan bebagai macam lapisan masyarakat.

Perilaku pemasar dalam jejaring sosial tidak hanya sebatas pada menawarkan produk di situs jejaring sosial, akan tetapi juga mengajak dan membujuk para pengguna jejaring sosial untuk membeli produknya. Banyak para pemasar yang membujuk calon konsumennya melalui grup ataupun Fanspage dalam rangka mendekatkan diri pada calon konsumennya.


Share this:

1 comment :

  1. Prioritas yang paling mencolok sebagai pertimbangan konsumen biasanya faktor harga sob..

    ReplyDelete

Perhatian!! Berkomentarlah yang RELEVAN dan Baik sesuai dengan Isi Artikel

NO IKLAN / SPAMMING DALAM BENTUK APAPUN
NO LINK AKTIF
NO SARA

CATATAN:
Komentar yang hanya berisi:
-Makasih gan
-Sipp
-Nice Info, gan makasih
-Bagus gan artikelnya

TAKKAN KAMI TAMPILKAN




Bagi Kalian yang tidak memiliki ID G+ atau Blog, kalian masih bisa berpartisipasi dengan menggunakan Open ID dengan mengisi ID Facebook Kalian

 
Back To Top
Copyright © 2014 Ikubaru's Blogzia. Designed by OddThemes